Cara memperpanjang Paspor dengan Antrian Paspor Online




Sudah coba antrian paspor online?
Apa masih bingung?
Aku lagi merantau nih, emang bisa?
dan lain sebagainya. 

Pembuatan atau perpanjangan paspor kali ini sangat dipermudah dan gak PHP kaya dulu loh guys.

1. Fungsi dari antrian paspor online
 Sesuai pengalaman pribadi saya. Fungsi antrian online ini adalah untuk membatasi pengunjung       pada setiap harinya. Mengapa? agar tidak membludak dan bahan marah para netizen layaknya        dahulu kala, karna di PHPin.

Pembatasan ini terlihat pada saat kita akan booked nomor antrian. Nomor antrian ini bisa diambil    seminggu sebelum jadwal kedatangan. 
   Misal:
Saya akan mengambil jadwal pada tanggal 3 Juli 2018, pengambilan nomor antrian bisa diambil        dari tgl 25 Juni 2018 pukul 00.00 WIB. Nah untuk kedatangan di minggu awal juli ini bisa dipesan      dari mulai tgl 25 juni - 30 Juni / hingga kuota habis.

2.  Langkah - langkah pelayanan pembuatan/perpanjangan paspor

Pada saat kita memesan nomor antrian, kita akan diberi pilihan jadwal di pagi hari atau siang hari. Jika memilih pagi hari dan mendapat antrian jam 10 pagi, tetapi anda bisa dtg jam 7 pagi. lebih baik untuk datang pada jam 7 pagi. Karena jadwal antrian ini tidak menunjukkan waktu giliran anda   memberi dokumen. 

Ketika datang kita akan di beri nomor antrian baru sesuai kedatangan. Baru kita mulai dilayani  sesuai nomor antrian tersebut. Karena saat itu saya memperpanjang paspor, jadi saya akan menjelaskan langkah perpanjang paspor saja yah. 
   

NB: 
Saya bekerja di jakarta selatan. Kantor imigrasi yang saya datangi adalah Kanim kelas 1 Jakarta Selatan, di jalan ciputat raya, pondok pinang, kebayoran lama dengan menggunakan KTP daerah Bandung. So, berikut langkahnya:

Persyaratan dokumen yang harus disiapkan ( untuk yang KTP domisilinya berbeda dengan daerah kanim yang diikunjungi):
1. Paspor Lama. Asli dan FC dalam 1 A4 (hal.depan yang memuat identitas dan ttd dan hal. belakang yang memuat alamat)
2. KTP Asli dan FC (dalam 1 A4 FC bagian identitas dan juga bagian belakangnya jangan dipotong)
3. Surat keterangan Kerja / domisili
4. FC KK, Akte, Ijazah terakhir 
5. Membayar biaya pembuatan paspor Rp. 355.000 ( bisa transfer melalui atm / mbanking atau cash ke teller bank) dan untuk e-paspor Rp. 655.000,- ( hanya dilayani di kanim Besar seperti Imigrasi Jakarta selatan, Jakarta Timur)


FYI, kalo pake e-paspor ke Jepang tidak perlu ngurus Visaseribet dulu, hanya mengisi form isian saja, sambil melampirkan e-paspor, and we got free visa to Japan.

Kalau KTP domisili dan kanim yang dikunjungi dalam 1 daerah/wilayah, maka cukup bawa dokumen pada poin 1 dan poin 2. 

*Jangan lupa bawa pulpen.


Setelah persyaratan sudah siap, nomor antrian sudah di booked. (simpan screenshot barcode bagi yang tidak memiliki aplikasinya, supaya tidak perlu buka akun antrian paspor terlebih dulu). 

1. Berangkat ke Kanim yang telah di booked 
2. Menuju Front desk untuk dicek kelengkapan dokumen
3. Setelah lengkap, barcode di pindai oleh staff di front desk.
4. Nomor antrian baru akan keluar lengkap tertulis dengan nama kita.
5. Kita diberikan form isian (disini guna membawa pulpen sendiri)
6. Mengisi form isiin sambil menunggu dipanggil.
7. Tidak lama nomor kita akan dipanggil, dan akan terpampang jelas di layar yang ada didalam kanim lengkap dengan nama kita terpampang.

Selanjutnya...
8. Menuju loket yang dimaksud
9. Serahkan dokumen (pengecekan kembali)
10. Petugas akan memindai dokumen kita lalu klak klik sana sini, cek no HP. 
11. Petugas menggerakkan tangannya dan memegang sebuah kamera, tanpa basa basi 1,2,3 ceklek. difotolah kita. Kalo ada tanda - tanda petugs pegang kamera bersiap - siap untuk difoto ya guys.
12. Setelah di foto, sidik jari kita akan di pindai, jempol, telunjuk, jari tengah kanan kiri. 
13. Ditanya sedikit mau kemana dan kapannya. 
14. Bukti Pengantar pembayaran akan tercetak dan diserahkan ke kita, dan disitu tertera berapa dan kapan kita bisa mengambil paspor kita. 
15. Selesai proses di petugas, tinggal bayar deh di bank atau atm terdekat.
16. 3 hari kerja setelah pembayaran, saya baru bisa mengambil paspornya, disitu pun tertera waktu pengambilannya. 

Prosesnya sangatlah cepat, hanya memamng sedikit lama ketika menunggu. Itu mengapa banyak orang yang datang lebih pagi daripada jadwal. 

Referensi dari membaca dari blog beliau bisa di cek saja, lengkap juga.

https://lompatlompat.wordpress.com/2017/06/26/mengurus-paspor-dengan-aplikasi-antrian-paspor/

Jadi, kalo datang pagi itu, orang yang punya jadwal pagi sesi pertama yaitu jam 8 akan dipersilakan duluan untuk mengambil no antrian, lansia juga di dahulukan. Setelah habis yang di jadwal jam 8. Barulah staff disana akan mempersilakan orang yang sudah datang untuk mengambil antrian juga, terlepas jadawal dia jam 10 atau 11, semuanya bisa mengambil no antrian, dan akan dilayani sesuai nomor yang tercetak. 

So, datang pagi lebih baik. 

karna kalo sudah siang, tidak peduli jadwal kita jam 10 atau lebih pagi, kita akan dilayani sesuai jam kedatangan. 
dan kalo persyaratan kita ada yang kurang, kita dikasih waktu untuk melengkapinya ko. Tapi agar waktu dan pergerakan efektif, lebih baik perssyaratan tadi betul betul dibawa dan terpenuhi

Informasi sekarang sangat mudah ditemukan, semuanya ada di front desk. kalau masih ada yang bingung bisa tanya staff front desk disana. baik baik juga ko.

Layar antrian full dengan nama lengkap pengantri.


Komentar

Postingan Populer